Sab. Jan 18th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

5 Fakta Kasus Narkoba Zul Zivilia, Diduga Turut Kartel Narkoba Internasional & Terancam Hukuman Mati

3 min read
zul zivilia

5 Fakta Kasus Narkoba Zul Zivilia, Diduga Turut Kartel Narkoba Internasional & Terancam Hukuman Mati

Liputandetik.com, Narkoba – 5 Fakta Kasus Narkoba Zul Zivilia, Diduga Turut Kartel Narkoba Internasional & Terancam Hukuman Mati. Vokalis band Zivilia, Zulkifli atau akrab disapa Zul Zivilia dicokok di Apartemen Gading River View City Home, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Zul Zivilia dicokok atas kasus pengedaran narkoba. Pelantun lagu ‘Aishiteru’ itu ditangkap ketika membungkus narkoba berjenis sabu seberat 9,5 kilogram dan 24.000 butir ekstasi. Dengan jumlah barang buktiu yang tyak sedikit itu, dipastikan Zul Zivilia terlibat jaringan pengedar.

Berikut fakta mengejutkan kasus pengedaran narkoba Zul Zivilia yang Liputandetik.com rangkum dari beragam-ragam sumber.

1. Terlibat jaringan pengedaran narkoba internasional

Pihak kepolisian mengira vokalis grup band Zul Zivilia terlibat dalam jaringan peredaran narkoba internasional.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Suwondo mengatakan dugaan itu didapatkan setelah melewati proses pengembangan barang bukti yang didapatkan oleh pihaknya.

“Ini pengalaman yang kita tangkap kemasannya (barang bukti) dari sana (luar negeri). Dari variasi barang-barang ini kan diambil dari Sumatera jadi besar kemungkinan dari luar negeri,” ucap Suwondo di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019), dikutip Liputandetik.com dari Penunjuk.com.

Suwondo menambahkan, pihaknya masih mendalami asal suplai narkoba jenis sabu dan ekstasi milik Zul Zivilia. Ia dan tim menyusurinya lewat bentuk narkoba yang mempunyai ciri khas masing-masing.

“Dari signature barang bukti ini berasal dari mana butuh waktu. Sebab sampai dikala ini tak ada fakta yang menunjang kami seperti sebelumnya. Kini ini kita mengandalkan signature barang riilnya,” lanjutnya. Suwondo menambahkan, saat ini pihaknya masih memburu sebagian nama yang diduga terlibat dalam jaringan sirkulasi narkoba dengan Zul Zivilia dan rekan-rekannya. “Sebab ini klasifikasi besar, terdapat empat golongan. Golongan satu Alvia, dua Rian, tiga Ismayadi, keempat Ramdani. Nanti di bawah itu ada Zul,” ujarnya.

2. Terancam sanksi mati

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan mengungkapkan Zul Zivilia terancam hukuman mati.

Terutamanya barang bukti yang disita dari tangan Zul tidak sedikit jumlahnya, yaitu sabu seberat 9,5 kilogram, pil ekstasi sebanyak 24.000 butir, dan timbangan elektrik.

“Dengan barang bukti ini, yang bersangkutan (Zul) bersama rekan-rekannya terancam maksimal sanksi mati, minimal 20 tahun, tergantung perannya,” ucap Suwpndo di Mapolda Metro Jaya, kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Menurut Suwondo, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, peran Zul tidak hanya sebagai pengguna, tapi juga adalah bagian dari jaringan pengedar narkotika. Zul pun disangkakan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba karena barang bukti narkoba yang disita beratnya melebihi 5 gram. “Itu untuk memberikan efek jera,” kata Suwondo.

3. Pengakuan Zul: ini jalan hidup saya

Tertangkap atas kasus pengedaran narkoba, Zul Zivilia mengaku menyesal. “Aku menyesal,” ujar Zul terhadap awak media di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).

Zul Zivilia mengaku keterlibatan dirinya dalam dunia suram pengedaran narkoba telah menjadi jalan hidup yang dipilihnya.

“Ini jalan hidup saya,” akunya. Ia juga tidak mengabaikan bahwa penangkapan yang dialaminya telah menjadi konsekuensi yang seharusnya dia tanggung.

4. Alasan Zul Zivilia jadi pengedar narkoba

Berdasarkan polisi, Zulkifli alias Zul mengandalkan semua sistem supaya perekonomiannya konsisten stabil. Pasalnya, Zul Zivilia mesti menafkahi satu orang istri dan empat buah hati. Sementara itu, dia dan bandnya telah jarang mendapat panggilan mentas.

Hasilnya, Zul Zivilia menyanggupi menjadi pengedar narkoba.

“Alasan ekonomi,” kata Kombes Pol Suwondo Nainggolan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019). Tidak hanya itu, kata Suwondo, Zul juga merasa memiliki utang budi dengan pengedar lainnya, Rian.

“Utang budi dengan Rian,” ungkapnya. Namun, tak ditunjukkan secara detail hutang budi ragam apa yang mengakibatkan Zul Zivilia terjerumus dalam jaringan pengedar narkoba hal yang demikian.

5. Sang istri mengaku benar-benar terkejut

Retno, istri Zul Zivilia mengaku betul-betul terkejut mendengar sang suami ditangkap atas kasus pengedaran narkoba. Retno mengaku sebab Zul Zivilia mengaku hendak tampil di Bone, Sulawesi Selatan.

“Iya memang ingin konser di Bone ia,” jelas Retno dikala dihubungi wartawan, Kamis (7/3/2019). Selama ini, kata Retno, dia tak pernah menyimpan curiga bahwa suaminya itu yaitu pecandu narkoba.

“Soalnya saya juga enggak ngerti. Enggak ngerti gimana,” ujar Retno.

Kini buah hati-si kecil Zul telah mulai menanyakan ayahnya. Retno terpaksa berdusta.

“Aku bilang aja papanya lagi nyari duit, minta didoain aja,” paparnya.

Retno berencana menengok suaminya pada Jumat (8/3/2019). “Soalnya kemarin ada barang yang dibawa pulang untuk dicuci tahunya diperintah balik lagi bawa. Tetapi seandainya jamnya enggak tahu jam berapa,” ungkap Retno.

Baca Juga : Update Terbaru Kereta Anjlok di Bogor, Korban Capai 17 Orang, Ini Daftar Namanya

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik