Thu. Dec 12th, 2019

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

5 Fakta Saturnus, Planet yang Membuat Galileo Galilei Bingung

3 min read
5 Fakta Saturnus

5 Fakta Saturnus, Planet yang Membuat Galileo Galilei Bingung

Liputandetik.com, Indonesia – 5 Fakta Saturnus, Planet yang Membuat Galileo Galilei Bingung. Nama planet Saturnus datang dari nama dewa Romawi yang kuasai waktu. Saturnus adalah bapak dari beberapa dewa-dewi Yunani seperti Jupiter, Neptunus, dan Pluto. Beberapa nama mereka juga dipakai jadi nama planet.

5 Fakta Saturnus, Planet yang Membuat Galileo Galilei Bingung. Kedatangan planet Saturnus sebenarnya telah didapati semenjak jaman kuno, tetapi beberapa pencinta langit dahulu tidak tahu jika planet ini mempunyai cincin yang indah. Baru ilmuwan Galileo Galilei temukan cincin itu pada 1610 karena memakai teleskop.

Tetapi, NASA mencatat Galileo sempat bingung oleh kedatangan cincin itu, maklum teleskop zamannya belum kekinian. Akhirnya, dia cuma menyebutkan Saturnus mempunyai “lengan” di ke-2 sisinya.

Baca Juga : Tentang Donor Darah : 8 Syarat, Larangan, Cara, dan Manfaatnya

Bagaimana fakta-fakta menarik masalah cincin Saturnus? Berikut lima bukti menariknya:

  1. Annuto Cingitur…

    Galileo Galilei lihat cincin Saturnus, tapi ia awalannya menduga cuma ada dua bulan besar di dua bagian Saturnus hingga dia berpikir Saturnus terdiri atas tiga planet.

    Baru pada 1655, ilmuwan Christiaan Huygens mengatakan ada cincin yang melingkari Saturnus.

    Hugyens juga tidak langsung menginformasikan pengumuman khasnya, tetapi menggunakan kode anagram: aaaaaaacccccdeeeeeghiiiiiiillllmmnnnnnnnnnooooppqrrstttttuuuuu.

    Menurut buku Studies of Pallas in the Early Nineteenth Century: Historical Studies in Asteroid tulisan Clifford Cunningham, kode Hugyens ialah tulisan latin yang bermakna: “Annuto cingitur, tenui, plano, nusquam coherente, ad eclipticam inclinato” (Planet itu dikelilingi cincin tipis, rata, yang tidak bersentuhan, condong ekliptika).

    Pada jaman itu, ilmuwan memang senang menggunakan anagram sebelum mempublikasikan penemuan mereka. Penggunaan anagram juga diinginkan dapat memastikan siapa ilmuwan pertama yang temukan suatu hal, seperti planet.
  2. Planet Beberapa ribu Cincin

    Sebenarnya, planet Jupiter, Uranus, serta Neptunus mempunyai cincin, tetapi panggilan “planet bercincin” lebih lekat pada planet Saturnus.

    Menurut situs Cool Cosmos dari Institut Tehnologi California, lebar cincin planet Saturnus sampai 282 ribu km., tapi tebal cincin itu sangat tipis, yaitu 1 km saja.

    Jarak di antara planet Saturnus dengan cincinnya sama dengan jarak bumi serta bulan.

    Keseluruhannya, Saturnus mempunyai empat lapis cincin, dan tiga cincin yang lebih tipis. serta nyatanya, cincin-cincin itu terdiri atas beberapa ribu cincin yang lebih kecil. Jumlahnya tentunya tidak didapati.
  3. Planet Raksasa yang Mudah

    Saturnus ialah planet gas yang sejumlah besar terdiri atas hidrogen serta helium. Meskipun begitu, besar planet ini 760 kali semakin besar dari planet Bumi.

    Planet ini yang paling besar ke-2 di tata surya sesudah Jupiter. Khasnya, planet Saturnus malah yang paling mudah antara semua planet, serta dengan teori dapat mengambang.

    Ruang.com menyebutkan jika ada bathtub raksasa yang dapat memuat Saturnus, karena itu planet ini dapat mengambang.
  4. Punyai 150 Bulan

    Menurut theplanets.org, planet Saturnus mempunyai keseluruhan 150 bulan serta bulan kecil (moonlet). Semua bulan-bulan itu membeku.

    Dua bulannya yang paling besar ialah Titan serta Rhea. Titan adalah bulan paling besar di tata surya sesudah Ganymede.

    Khasnya, nama Rhea datang dari nama satu orang dewi mitologi Yunani. Rhea ialah istri dari dewa Ouranus yang disebut versus Yunani dari dewa Saturnus.
  5. Penilaian Wahana Antariksa

    Jarak matahari ke Saturnus ialah 1,4 miliar km, sementar jaraknya dari bumi ialah 1,2 miliar km.

    Sampai sekarang, telah ada empat wahana antariksa yang berkunjung ke Saturnus. Diambil dari SolarViews, mereka ialah Pioneer 11 (1979), lalu Voyager 1 (1977), Voyager 2 (1981), serta Cassini (1997).

    Pada tahun 1990, ilmuwan Mark Showalter temukan satelit bernama Pan sesudah mengobservasi photo dari Voyager 2. Nama Pan adalah dewa 1/2 manusia serta kambing dari mitologi Yunani.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *