Jum. Feb 28th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

5 Hewan Pernah Tularkan Penyakit, Kelelawar hingga Unta

3 min read
5 Hewan Pernah Tularkan

5 Hewan Pernah Tularkan Penyakit, Kelelawar hingga Unta

Liputandetik.com, Indonesia – 5 Hewan Pernah Tularkan Penyakit, Kelelawar hingga Unta. Virus Corona Wuhan disebutkan datang dari kelelawar. Saat wabah SARS menebar diawalnya 2000-an, kelelawar jadi sebabnya.

5 Hewan Pernah Tularkan Penyakit, Kelelawar hingga Unta. Disampaikan VOA Indonesia, Selasa (28/1/2020, periset menyangka virus yang membuat masalah pernapasan sampai pneumonia ini datang dari ular yang mengonsumsi kelelawar liar. Daging ular salah satu dagangan pasar hewan di Kota Wuhan, China, jantung penebaran wabah ini.

Proses rantai makanan sama berlangsung waktu SARS merebak. Luwak (cat civet) melahap buah yang terkontaminasi kelelawar, selanjutnya warga di Guandong melahap luwak. Akhirnya, SARS mewabah sepanjang beberapa bulan.

Banyak virus beresiko yang menebar dari hewan, arti yang dipakai dunia medis ialah penyakit zoonosis. Munculnya penyakit itu tidak cuma di China, tapi pernah berlangsung di Arab Saudi serta Afrika.

Baca Juga : Prediksi Barcelona vs Leganes Tanggal 31 Januari 2020

Tidak cuma kelelawar, berikut hewan-hewan yang menebar penyakit beresiko:

  1. Kelelawar

    Kelelawar dapat menebar virus ebola. Penyakit ini dipercaya berawal dari kontak di antara manusia serta kelelawar buah, hewan yang bawa Virus Ebola. Mamalia lain seperti simpanse, gorila serta babun ditelaah bawa Ebola. Ini disangka sebab mereka mengonsumsi tersisa buah yang dikonsumsi kelelawar.

    Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyebutkan tanda-tanda yang dirasakan pasien terinfeksi ebola: dari mulai demam sampai otot nyeri. Makin kronis, ebola membuat penderitanya muntah-muntah, diare, melemahnya peranan hati, dan pendarahan.

    Infeksi ebola antar manusia menebar melalui kontak langsung dengan darah atau cairan badan (urin, ludah, keringat, kotoran, muntah, air susu, sperma) orang yang terinfeksi.

    Wabah ebola di Afrika Barat yang berlangsung periode 2013 sampai 2016 ialah wabah ebola terberat dalam riwayat. Kesempatan kematian pasien terinfeksi sampai 59 %. Keseluruhan korban wafat waktu itu melewati 11.000 orang.
  2. Unta

    MERS yang disebut kependekan dari Middle East Respiratory Syndrome ialah penyakit yang dikarenakan salah satunya tipe Virus Corona, MERS-CoV.

    Tanda-tanda sindrom pernapasan ini salah satunya demam, batuk-batuk serta sesak nafas. Beberapa pasien alami diare, muntah-muntah serta pneumonia serta tidak berhasil ginjal.

    Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan MERS datang dari unta di Arab Saudi, Mesir, Oman serta Qatar. WHO juga merekomendasikan masyarakat di Timur Tengah cuma mengonsumsi daging unta yang dibuat masak dan melarang masyarakat minum kencing unta, yang sering dipandang seperti obat.

    Walau MERS-CoV menebar antar manusia, tapi penyebaran tidak gampang. Penyebaran antar manusia, menurut WHO cuma berlangsung di antara bagian keluarga, pasien ke dokter serta beberapa pekerja rumah sakit.

    Wabah MERS di Timur Tengah pada 2012 ialah yang paling besar. Infeksi disampaikan berlangsung sampai ke 24 negara. Jumlahnya korban meninggal sampai 525 orang, dengan 86 prosentasenya ada di Arab Saudi. Sampai sekarang keseluruhan korban sampai 858 jiwa.
  3. Sapi

    Sifilis ialah penyakit menyebar seksual yang dikarenakan bakteri Treponema pallidum.

    Infeksi sifilis bisa dibagi dalam tiga babak dengan beberapa tanda-tanda, mulai cedera di wilayah infeksi (alat kelamin, anus, buah zakar atau mulut), bentol-bentol serta demam, sampai terusiknya beberapa organ badan seperti jantung sampai otak.

    Infeksi dapat menyebar sebab kontak langsung dengan cedera sifilis.

    Salah satunya wapres di organisasi alam liar, Wildlife Kepercayaan mengutarakan jika sifilis berawal dari hewan. “Menginfeksi manusia dari sapi atau domba, beratus-ratus tahun kemarin. ”

    CDC mengutarakan sifilis bisa dideteksi dengan tes darah. Sifilis dapat juga sembuh memakai antibiotik.
  4. Babi

    Flu Babi ialah penyakit aliran pernapasan yang dikarenakan virus influenza yang menyerang aliran pernapasan babi. Virus ini dapat menginfeksi manusia.

    Infeksi pada juga manusia berbuntut perubahan yang membuat virus ini dapat beralih dari manusia ke manusia. Gejalanya sama dengan flu biasa. Contohnya demam, kekakuan pada sendi, sampai hidung meler. Disamping itu flu babi dapat membuat penderitanya muntah-muntah, tidak sadar serta wafat.

    Wabah flu babi pada 2009 dikarenakan oleh virus type H1N1 serta pertama-tama dideteksi di Meksiko. Korban meninggal karena wabah ini sampai lebih 200.000 jiwa di penjuru dunia.
  5. Simpanse

    Simpanse dapat menularkan HIV.

    Virus ini menyerang skema imun, khususnya sel CD4. Sel ini berperan menolong skema imun menantang penyakit. Bila tidak diobati, karena itu HIV selalu membunuh sel CD4, membuat badan penderitanya mudah terinfeksi beberapa jenis penyakit.

    Periset Nottingham University mengutarakan HIV datang dari semacam simpanse di Afrika Barat. Pemburu mengincar hewan ini untuk dikonsumsi. Mereka disangka terinfeksi waktu penjagalan.

    “Ketika orang mengincar simpanse, mereka condong memenggalnya dalam tempat, darah muncrat ke mana-mana. Jika pemburu ada cedera terbuka di badan mereka, mereka dapat terinfeksi,” kata Paul Sharp, profesor genetika di Nottingham University.

    Virus yang dapat menginfeksi melalui cairan badan: darah, sperma, cairan vagina ini saat ini dapat dihindari dengan cara PrEP (Pre-exposure prophylaxis), yang berupa pil minum. Teratur minum pil tiap hari disebutkan CDC, efisien hindari HIV sampai 92 %.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik