Jum. Feb 28th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

7 Fakta Menarik tentang Lubang Hitam

3 min read
7 Fakta Menarik

7 Fakta Menarik tentang Lubang Hitam

Liputandetik.com, Jakarta – 7 Fakta Menarik tentang Lubang Hitam. Bayangkan sebuah tempat dimana semua benda dapat tertekan dengan ketat sekali hingga tidak ada satu juga yang dapat selamat, terhitung planet, Bulan serta sinar. Apa saja yang berada di dekatnya akan tersedot.

7 Fakta Menarik tentang Lubang Hitam. Gambaran di atas ialah penggambaran black hole atau lubang hitam biasanya. Tetapi, bagaimana sich sebetulnya lubang hitam dapat tercipta? Di bawah ini ialah 7 bukti mengenai lubang hitam seperti diambil dari Brainberries.

Baca Juga : Keseriusan Donald Trump Mendaratkan Astronaut Wanita ke Bulan

  1. Pertama-tama diketemukan pada 1960-an

    Lubang hitam yang pertama-tama diketemukan namanya Cygnus X-1, di tahun 1960-an. Tetapi di awal-awal penemuannya, Cygnus X-1 belum diidentifikasi jadi lubang hitam, minimal sepanjang satu dekade. NASA selanjutnya mengatakan jika Cygnus X-1 memiliki ukuran seputar 10 kali semakin besar dari Matahari kita. Ada bintang raksasa di dekatnya yang seputar 20 kali semakin besar dari Matahari kita, ‘berdarah-darah’ sebab emisi sinar-X besar yang datang dari lubang hitam itu.
  2. Wujudnya tidak kasat mata

    Sesuai dengan namanya, lubang hitam itu ‘hitam’, yang bermakna tidak ada sinar yang bisa menghindarinya. Ini bermakna, mustahil untuk lihat atau rasakan lubang hitam memakai satu instrumen.

    Kuncinya, menurut NASA, untuk betul-betul dapat lihat lubang hitam ialah pelajari dampaknya pada lingkungan di sekelilingnya. Ini dapat kelihatan dari bintang-bintang ‘terkoyak’ di sekelilingnya sebab tarikan besar lubang hitam. Saat ini berlangsung, materi dari bintang itu jadi lebih jelas serta lebih panas, dan cemerlang dalam sinar-X.
  3. Ukurannya ada yang sebesar gunung

    NASA menjelaskan, minimal ada tiga tipe lubang hitam dari mulai ‘relative squeakers’ sampai lubang hitam yang menguasai semua galaksi. Lubang hitam paling kecil disebutkan Primordial, besarnya dari mulai ukuran 1 atom sampai seukuran gunung.

    Lubang hitam yang paling umum ialah lubang hitam Stellar serta dapat sampai 20 kali ukuran Matahari kita. Selama ini, didapati ada beberapa puluh lubang hitam dengan ukuran ini di galaksi Bima Sakti. Supermassive black holes atau lubang hitam supermasif, sesuai dengan namanya, ialah lubang hitam paling besar di pusat galaksi. Ukurannya dapat lebih dari 1 juta kali dari Matahari.
  4. Galaksi Bima Sakti memiliki lubang hitam supermasif

    Galaksi Bima Sakti yang kita tinggali, memiliki lubang hitam supermasif di dalamnya. Lantas apa kita ada dalam bahaya dengan kehadiran lubang hitam ini? Tenang, beberapa astronom sudah memverifikasi jika galaksi kita baik-baik saja. Walau Bima Sakti kita mempunyai lubang hitam supermasif di pusatnya, jangan cemas! Kita memang ada di dekatnya walau tidak bisa lihat dampaknya dari tempat kita ada.
  5. Tercipta dari bintang masif yang mati

    Saat satu bintang seperti Matahari pada akhirnya mati, bahan bakar nuklir yang membakarnya perlahan akan menghilang jadi bintang putih. Tetapi hal tersebut tidak berlangsung pada bintang yang semakin besar.

    Saat bintang-bintang masif kehabisan bahan bakar, gravitasi akan membanjiri bintang serta kehilangan memiliki bentuk yang konstan serta terjadi ledakan supernova. Ledakan ini berlangsung jika gravitasi bintang jadi benar-benar kuat hingga merusak dirinya.

    Pokok Matahari yang masih ada cuma tinggalkan gravitasi yang besar sekali, yang akan mengisap semua benda yang berada di sekelilingnya. Setelah itu, pokok ini selanjutnya jadi lubang hitam.
  6. Lubang hitam bukan object kekal

    Walau lubang hitam berkekuatan hebat, nyatanya seiring waktu berjalan, object ini dapat musnah. Penemuan mengagetkan ini diperkirakan pertama-tama oleh fisikawan Stephen Hawking pada 1974. Sesuai dengan namanya, kejadian ini diberi nama radiasi Hawking.

    Radiasi Hawking merusak massa lubang hitam ke ruangan angkasa di sekelilingnya selama waktu sampai tidak ada daya yang masih ada dari lubang hitam tersebut. Radiasi Hawking dikenal juga dengan nama penguapan lubang hitam.
  7. Apa yang terjadi bila manusia terhisap?

    Ini salah satu pertanyaan sangat menarik serta seringkali dilemparkan berkaitan dengan lubang hitam. Apa jawabannya? Contohnya kalian terhisap ke lubang hitam seukuran Bumi, badan kalian akan kelihatan seperti pasta gigi yang muncul dari wadahnya, memanjang serta meregang.

    Sir Martin Rees, seorang pakar astronomi asal Inggris, menyebutkan kejadian ini dengan nama Spaghettification. Jika kalian masih hidup saat terhisap ke dalamnya, kalian akan alami pembengkokan ruang-waktu serta bisa melihat segalanya yang terhisap ke lubang itu sebelum dan setelah terhisapnya kalian. Ini berarti, kalian dapat melihat semua asal mula alam semesta, dari mulai Big Bang sampai akhir kisah alam semesta tersebut.
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik