Sab. Jan 18th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Penyebab Warga Miskin Jakarta Sulit Air Bersih

2 min read
Warga Miskin Jakarta Sulit Dapat Air Bersih

Warga Miskin Jakarta Sulit Dapat Air Bersih

Liputandetik, Jakarta – Air bersih, Perusahaan Wilayah (PD) PAM Jaya buka-bukaan pemicu beberapa masyarakat DKI Jakarta belum terakses air bersih. Bahkan juga, untuk memperoleh air bersih harus ikhlas keluarkan uang sampai beberapa ratus ribu tiap bulannya.

Manager Humas PAM Jaya Linda Nurhandayani menjelaskan banyak pemicu yang membuat beberapa masyarakat DKI susah memperoleh air bersih.

“Beberapa pemicu warga belum terhubung air perpipaan, belum terdapatnya jaringan perpipaan di daerah rumah,” kata Linda pada detikFinance, Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Pemicu yang lain ialah banyak warga DKI yang lebih pilih memakai air tanah juga jadi satu diantara sebabnya.

Baca juga : Warga Pekanbaru Salat Idul Adha di Tengah Kabut Asap

Seterusnya, kata Linda, banyak masyarakat DKI yang nyatanya berada tinggal di tempat yang ilegal. Hingga, faksi PAM Jaya tidak dapat mengalirkan air bersih kesana.

“Masyarakatnya ada di ruang illegal settlement. PAM Jaya tidak dapat masuk ke ruang illegal settlement,” jelas ia.

Linda mengutarakan, lingkup service PAM Jaya sampai sekarang telah sampai 60%. Direncanakan pada 2023, lingkup servicenya jadi 80%, serta pada 2030 semua masyarakat DKI Jakarta telah terlayani air dari PAM Jaya.

Mengenai, jumlahnya konsumen setia PAM Jaya sampai sekarang sejumlah 863.165. Untuk tingkatkan lingkup service, Linda ajak semua warga DKI Jakarta menjadi pelanggannya.

Mengenai, langkah yang perlu dikerjakan warga menjadi konsumen setia PAM Jaya cukup mendaftarkan lewat call center 021-29979999 untuk Aetra serta Palyja, dan 021-86909999 untuk konsumen setia PAM Jaya.

“Atau dapat hadir langsung ke kantor-kantor service Palyja/Aetra yang paling dekat untuk isi formulir pendaftaran,” kata Linda.

Seterusnya, Linda menjelaskan, warga harus penuhi kriteria seperti foto copy KTP, Kartu Keluarga (KK), serta bukti pembayaran pajak bumi serta bangunan (PBB) paling akhir.

“Petugas service akan lakukan survey ke tempat,” papar ia.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik