Sel. Feb 25th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Ilmuwan AS Ciptakan Batu Bata Hidup untuk Bangunan di Mars

2 min read
Ilmuwan AS Ciptakan Batu

Ilmuwan AS Ciptakan Batu Bata Hidup untuk Bangunan di Mars

Liputandetik.com, Jakarta – Ilmuwan AS Ciptakan Batu Bata Hidup untuk Bangunan di Mars. Material “hidup” ramah lingkungan yang dibuat dari pasir serta bakteri sukses dibuat Team ilmuwan di Amerika Serikat (AS). Material berbentuk batu bata itu punya peranan biologis sekaligus juga dapat meredam beban struktural.

Ilmuwan AS Ciptakan Batu Bata Hidup untuk Bangunan di Mars. Riset itu, yang diedarkan di jurnal Matter pada Rabu 15 Januari, menguraikan satu perancah yang dibuat dari pasir serta hidrogel untuk tempat tumbuhnya bakteri.

Hidrogel menjaga kelembaban serta nutrien buat bakteri hingga bisa bertumbuh biak serta lakukan mineralisasi, satu proses yang seperti dengan pembentukan kerang laut di lautan.

Batu bata hidrogel-pasir ini bukan sekedar hidup, dan juga bereproduksi. Dengan merusak satu batu bata jadi dua sisi, bakteri di dalamnya bisa berkembang dan tumbuh jadi dua batu bata utuh lewat pertolongan pasir penambahan, hidrogel, serta nutrien, demikian papar riset ini.

Baca Juga : Suhu Lautan pada 2019 Capai Titik Terpanas dalam Sejarah

Pas untuk Bangunan di Gurun serta Mars

Batu bata “hidup” ini dapat juga dipakai untuk membuat struktur-struktur dalam tempat yang punya sumber daya terbatas, contohnya di gurun atau serta planet lain seperti Mars.

Beberapa periset mendemonstrasikan satu batu bata induk bisa perbanyak diri jadi sampai delapan batu bata sesudah tiga generasi, yang tunjukkan potensi eksponensial dalam manufaktur bahan.

“Kami memakai sianobakteri fotosintetis untuk lakukan biomineralisasi perancah itu, hingga batu bata ini betul-betul ramah lingkungan,” ucap penulis senior makalah ilmiah ini, Wil Srubar dari Kampus Colorado Boulder, seperti dikutip Xinhua, Kamis (16/1/2020).

Cara itu memberi pilihan yang ramah lingkungan untuk material bangunan kekinian, sebab beton jadi material yang terbanyak dikonsumsi ke-2 di Bumi sesudah air.

Team pimpinan Srubar ingin menyatukan beberapa bakteri fungsional dengan basis bahan bangunan buat membuat bahan baru yang punya peranan biologis, contohnya bahan yang bisa tahu serta memberi respon kehadiran racun di udara.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik