Sen. Mar 30th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Ilmuwan Temukan Air Hangat di Bawah Gletser Antarktika

2 min read
Ilmuwan Temukan Air Hangat

Ilmuwan Temukan Air Hangat di Bawah Gletser Antarktika

Liputandetik.com, Jakarta – Ilmuwan Temukan Air Hangat di Bawah Gletser Antarktika. Para ilmuwan sudah temukan air hangat dibawah Gletser Thwaites di Antarktika. Air ini bisa percepat pencairan balok es seukuran Florida yang dampaknya mengerikan sebab mempunyai potensi mengubah kenaikan permukaan laut di penjuru dunia.

Ilmuwan Temukan Air Hangat di Bawah Gletser Antarktika. “Air hangat dibagian dunia ini, sejauh kemungkinan keliatannya, sebaiknya berperan jadi peringatan buat kita mengenai kekuatan perkembangan mengerikan pada planet yang dikarenakan oleh perkembangan iklim,” kata David Holland, Direktur Kampus New York, Laboratorium Dinamika Fluida Lingkungan, yang lakukan riset.

“Bila perairan ini membuat pencairan gletser di Antarktika, perkembangan permukaan laut akan berasa dibagian dunia yang lebih berpenghuni,” tuturnya dalam satu pengakuan.

Dengan ketinggian 74.000 mil persegi, gletser ini kurang lebih memiliki ukuran sama juga dengan Florida serta benar-benar rawan pada perkembangan iklim serta lautan, demikian menurut Kerjasama Gletser Thwaites Internasional, diambil dari USA Today, Senin (17/2/2020).

Kiamat

Bongkahan es itu mendapatkan panggilan “kiamat” sebab salah satunya gletser yang paling cepat mencair di Antartika, catat Live Science.

Beberapa ilmuwan lihat Thwaites jadi gletser yang paling rawan serta paling relevan di dunia dalam soal kenaikan permukaan laut global di waktu depan sebab keruntuhannya akan meningkatkan permukaan laut global, kemungkinan melewati daerah populasi yang ada, menurut New York University.

Baca Juga : Januari 2020 Bulan Pertama Terpanas Sepanjang 141 Tahun

Sepanjang 30 tahun paling akhir, jumlahnya es yang mengalir keluar dari Thwaites serta gletser di sekelilingnya hampir 2x lipat. Kemudian, pengeringan es dari Thwaites ke Laut Amundsen sudah memberi seputar 4% dari kenaikan permukaan laut global.

Kehancuran gletser yang tidak teratasi akan membuat penambahan permukaan laut yang relevan seputar dua kaki serta beberapa ilmuwan ingin tahu berapa cepat ini dapat berlangsung.

Mengurangi Glester Antartika Barat

“Kami ketahui jika perairan laut yang lebih hangat mengurangi banyak gletser Antartika Barat, tapi kami benar-benar cemas mengenai Thwaites,” kata Keith Nicholls, seorang pakar kelautan dari Survey Antartika Inggris, menjelaskan dalam satu pengakuan.

“Data baru ini akan memberi sudut pandang baru mengenai proses yang berlangsung hingga kami bisa meramalkan perkembangan di waktu depan lebih tentu,” imbuhnya.

Pengukuran beberapa ilmuwan dikerjakan pada awal Januari 2020, sesudah team periset membuat lubang akses sedalam hampir 2000 kaki serta memakai alat penginderaan laut untuk mengukur suhu air yang bergerak dibawah permukaan gletser.

Holland menjelaskan, “Bukti jika air hangat semacam itu barusan direkam oleh team kami di selama sisi Thwaites, dimana kita ketahui gletser mencair, memperlihatkan jika kemungkinan mengalami retret tidak tertahan yang mempunyai implikasi besar buat laut global kenaikan level.”

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik