Jum. Feb 28th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Kominfo Berantas Situs Porno : Penggunaan VPN Tidak Bisa Dikendalikan

2 min read
Kominfo Berantas Situs Porno

Kominfo Berantas Situs Porno : Penggunaan VPN Tidak Bisa Dikendalikan

Liputandetik.com, Jakarta – Kominfo Berantas Situs Porno : Penggunaan VPN Tidak Bisa Dikendalikan. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate mengutarakan penutupan situs pornografi bukan masalah yang gampang. Masalahnya situs yang dikunci dapat ditembus memakai Virtual Private Network (VPN).

Kominfo Berantas Situs Porno : Penggunaan VPN Tidak Bisa Dikendalikan. “Over the top perusahaan, basis atau aplikasi yang memakai Virtual Private Network (VPN) itu tidak dapat dikontrol oleh kita. Saya tidak dapat mematikan, yang dapat ia sendiri yang mematikan,” kata Johnny dalam info resminya, Selasa (4/2/2020).

Kominfo pernah minta beberapa situs dewasa untuk memblok content pornografi. Pemerintah dalam soal ini Kominfo tidak langsung bisa minta penutupan jika beberapa situs dewasa itu memakai VPN.

“Yang saya dapat meminta blokir langsung serta dikerjakan pemblokirannya ialah yang memakai media over the top kita, internetnya, itu dapat kita blokir,” kata Johnny.

Tetapi sayangnya, saat memakai VPN karena itu harus minta pengelola situs pornografi untuk memblokirnya sendiri.

Baca Juga : Debu Bintang Paling Tua di Planet Bumi

“Tetapi mana ada perusahaan porno demikian ingin cabut, itu barang dagangannya ia kok. Karena itu yang dapat kita hindari dari bagian kita yakni edukasi serta literasi, pasti butuh dengan tehnologi tetapi ada yang dapat ada yang tidak dapat,” jelas ia.

Menteri Kominfo memperjelas terkait dengan kejahatan tehnologi, Kominfo terus lakukan pengamatan sehari-harinya lewat patroli siber pada pemakai internet apa saja yang menebarkan situs pornografi serta beberapa situs negatif yang lain.

“Yang memakai internet apa saja namanya, kita memiliki ada yang namanya patroli siber dikerjakan 1×24 jam satu hari serta 7 hari dalam satu minggu nonsetop untuk semua tingkah laku warga dalam hubungan dengan hak-hak sipil, ketidakpatuhan sipil serta kericuhan sipil,” tuturnya.

Berdasar pengamatan yang intens dikerjakan, Kementerian Kominfo sampai sekarang sudah memblok seputar satu 1/2 juta account yang menyebar di dunia maya.

“Jadi info, kita telah takedown (memblokir) hampir satu 1/2 juta account sejauh ini, serta sebagian besar ialah yang berkaitan dengan pornografi, perdagangan seksual. Ini tidak bisa berhenti jika masyarakatnya tidak beralih,” katanya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik