Sen. Jan 20th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Konsumsi Semangka Yang Retak Bisa Bikin Kanker, Faktanya?

2 min read
Konsumsi Semangka

Konsumsi Semangka Yang Retak Bisa Bikin Kanker

Liputandetik.com, Jakarta – Konsumsi Semangka Yang Retak Bisa Bikin Kanker. Di sosial media Facebook tersebar info yang menyarankan supaya netizen tidak konsumsi semangka yang daging buahnya terlihat retak atau berongga. Ini disebutkan sebab terdapatnya menambahkan zat kimia yang bisa mengakibatkan kanker jika masuk badan.

“Buah semangka yang mempunyai keretakan didalamnya sudah diobati dengan dengan bahan kimia. Retakan pada daging buah ini ada sebab dari hasil zat kimia yang disebutkan forchiorfenuro (bubuk kimmia yang dipakai untuk percepat buah).

Zat kimia itu bila masuk dalam badan bisa mengakibatkan kanker, kehancuran saraf serta merusakkan kesehatan secara detail. Oleh karenanya anda hharus menghindarkan mengonsumsi semangka bila lihat retakan di dalam daging buah,” catat potongan pesan.

Sampai artikel dicatat pada Jumat (2/8/2019), pesan yang pertama-tama diupload pada 16 Juli 2019 itu telah diberikan lebih dari 16 ribu kali serta mengundang 271 komentar. Beberapa netizen ada yang yakin tetapi banyak yang skeptis.

Baca Juga : Go International, Barisan Gabungan Suara Ini Boyong 8 Penghargaan

“Salah. Ini sebab tingkat ketuaan semangka. Semangkin tua maka ada pecahan pada tengah semangka. Serta rasa-rasanya lebih manis,” komentar satu diantara pemakai Facebook.

Halaman penelusuran bukti yang diurus oleh Kementerian Komunikasi serta Informatika (Kominfo) Republik Indonesia menyebutkan info semangka retak / semangka yang bolong di tengahnya mengakibatkan kanker ini hoaks alias bohong. Retakan ditengah-tengah semangka diketahui dengan panggilan hollow heart serta dapat ada sebab kegagalan proses perkembangan.

“Dalam riset, spesialis buah serta sayuran dari Kampus Delaware, Gordon Johnson, hollow heart ada terkait dengan babak penyerbukan atau polinasi. Hormon tumbuhan menggenggam peranan penting timbulnya keadaan ini. Dari riset itu diambil kesimpulan hollow heart pada semangka bisa disebutkan bukan penyakit ataulah bukan dari forchlorfenuron, tetapi kegagalan proses perkembangan,” catat Kominfo.

Diambil dari situs sah Asosiasi Petani Semangka Amerika Serikat (Watermelon Board), keadaan hollow heart sebenarnya tidak berefek negatif pada kualitas, rasa, serta keamanan buah semangka.

Sumber Berita : https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4649487/viral-konsumsi-semangka-yang-retak-bisa-bikin-kanker-bagaimana-faktanya?_ga=2.139448755.1498188761.1564772153-1198498744.1564772153

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik