Sel. Jan 21st, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Rutin Bercinta Tingkatkan Harapan Hidup Usai Serangan Jantung

2 min read
Rutin Bercinta Meningkatkan Harapan Hidup Usai Serangan Jantung

Rutin Bercinta Meningkatkan Harapan Hidup Usai Serangan Jantung

Liputandetik, Jakarta – Rutin Bercinta Teratur berhubungan badan dengan pasangan, nyatanya dapat tingkatkan kesempatan hidup selesai terkena serangan jantung. Ini dapat dibuktikan dalam analisa sepanjang 22 tahun di Israel hasil kerjasama Tel Aviv University serta Shaare Zedek Medical Center, Jerusalem.

Analisa berjudul Frequency of Sexual Activity and Long-Term Survival After Acute Myocardial infarction ini sudah diupload dalam The American Journal of Medicine. Studi yang menyertakan 1.120 responden pria serta wanita berumur kurang dari 65 tahun ini, menilai frekwensi hubungan seksual sebelum terserang serangan jantung.

Baca juga : Durasi Bercinta Rata rata di Seluruh Dunia

“Hasil analisa sebenarnya tidak membuat terkejut. Orang yang aktif dengan seksual umumnya sedang merajut hubungan atau miliki pasangan. Umumnya mereka lebih muda serta pada umumnya lebih sehat,” kata kepala departemen Behavioural Science and Health dari University College London Andrew Steptoe, yang tidak ikut dalam studi.

Pasangan yang berhubungan seksual lebih dari 1 kali dalam satu minggu, berkesempatan 27 % lebih kecil untuk meninggal setelah serangan jantung. Kesempatan hidup mereka yang teratur lakukan hubungan seksual bertambah seputar 12 %, sedang penambahan pada mereka yang terkait tubuh kadang-kadang adalah 8 %.

Pada umumnya, sex teratur setiap minggu dapat tingkatkan kesempatan hidup seputar 37 %. Dalam studi ini, responden yang teratur bercinta 1 sampai seringkali per minggu biasanya berumur 49 tahun diawalnya analisa. Sedang mereka yang frekuensinya lebih kecil biasanya berusia 58 tahun yang jadi lebih tua diakhir studi. \

Baca juga : Posisi Bercinta yang Dapat Paling Banyak Membakar Kalori

Tidak hanya punyai efek yang semakin besar, mereka yang tidak rajin bercinta berkesempatan semakin besar alami tekanan darah tinggi. Mereka beresiko alami cholesterol tinggi, diabetes, serta permasalahan kesehatan lain. Analisa ini ungkap, sekitar 67 % responden yang jarang-jarang bercinta nyatanya tidak rajin olahraga. Sedang 45 % responden yang teratur bercinta nyatanya rajin olahraga.

Steptoe memperingatkan, Rutin bercinta hubungan seksual memang memberikan indikasi badan yang lebih sehat tetapi bukan bermakna harus mengerjakannya. Hubungan seksual yang sangat terpaksa dikerjakan 1 kali dalam satu minggu belum pasti berefek baik untuk pasangan. Menurut Steptoe, keselarasan jalinan harus tetap diprioritaskan tidak cuma hubungan seksual dengan pasangan.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik