Sel. Jan 21st, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Sindrom Williams, Gangguan Genetik Langka

2 min read
Sindrom Williams, Gangguan Genetik Langka

Sindrom Williams, Gangguan Genetik Langka

Liputandetik, Jakarta. Sindrom Williams atau Williams-Beuren syndrome yang diderita anak pelawak Dede Sunandar adalah type penyakit langka sebab kelainan genetik. Penyakit yang berlangsung pada 1 dari 10 ribu orang ini punyai beberapa keunikan yang dapat dikenali.

Diambil dari Healthline.com, gejalanya bisa dikenali dari karakter muka yang ciri khas, yaitu mulut lebar, hidung kecil terbalik, tulang pipi yang tinggi, gigi-gigi memiliki jarak lebar, serta bibir tebal. Ciri ini dipandang seperti seperti muka ‘peri’. Diluar itu pasien memiliki kelingking yang tertekuk ke dalam, bertubuh pendek, keterlambatan bicara, dada cekung, dan rabun dekat.

Anak dengan Williams syndrome dapat alami disabilitas cendekiawan dalam bermacam tingkatan. Dengan kepribadian, sering diketemukan jika pasien suka pada musik, berlaku begitu ramah, tetapi malas untuk kontak fisik dan peka pada suara keras.

Baca juga : Nasib ASIP di Lemari Pendingin? Jika Listrik mati Lama

Masalah yang diidentifikasi tahun 1960-an ini sebelumnya disebutkan “sindrom muka peri”, karena karakter fisik serta tingkah laku pasien sindrom Williams serta tokoh peri di buku narasi dipandang sama oleh periset. Pakar narasi rakyat bahkan juga yakin jika anak yang menanggung derita Williams syndrome ialah tokoh dongeng sebagai riil, demikian diadukan Time.com.

Pengidap Williams syndrome dapat lahir tanpa ada riwayat kesehatan keluarga yang sudah pernah merasakannya, walau ada jalinan dengan genetik. Menurut National Institute of Neurological Disorders and Stroke, sebabnya bukan keturunan, tetapi mutasi gen yang acak.

Menurut Healthline.com, belumlah ada penyembuhan yang bisa menangani Williams syndrome. Perlakuan seperti therapy fisik serta bicara, bila dilakukan, berfungsi untuk meringankan gejala yang berhubungan dengan sindrom. Kalsium serta vitamin D yang dikonsumsi terlalu berlebih pantas dihindari karena dua zat itu banyak di darah.

Baca juga : Hindarkan Dampak Kanker Payudara dengan Kurangi Mengonsumsi Daging Merah

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik