Sen. Jan 20th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Tindakan Heroik Polisi Bandung Untuk Hentikan Pengendara

2 min read
Tindakan Heroik Polisi Bandung

Tindakan Heroik Polisi Bandung untuk hentikan pengendara yang akan ditilang juga jadi viral dalam suatu video yang tersebar di media sosial.

Liputandetik.com, Bandung – Tindakan Heroik Polisi Bandung untuk hentikan pengendara yang akan ditilang juga jadi viral dalam suatu video yang tersebar di media sosial.

Tindakan Heroik Polisi Bandung untuk hentikan pengendara ini berlangsung di Jalan Pasir Kaliki yang masuk daerah hukum Polsek Cicendo Polrestabes Bandung. Urutan insiden seputar jam 11.00 WIB, Kamis (25/7/2019). Ada juga jati diri anggota Polantas yang terbawa ialah Brigadir Natan Doris E S dari unit Lalu Polsek Cicendo.

Pada video berdurasi 10 detik itu, Brigadir Natan terlihat ‘menempel’ di atas kap mobil sedan berwarna hitam. Mobil itu terus meluncur sampai beberapa mtr. serta baru berhenti sesaat setelah itu.

Video ini langsung memetik bermacam tanggapan warganet, ditambah lagi masukan pada pengemudi yang disebutkan benar-benar membahayakan polantas itu. Tetapi, tidak dikit juga yang memberikan pujian pada kapasitas Brigadir Natan.

Pria pengemudi city car itu masih tancap gas. Tetapi, tidak berapakah lama, mobil melambatkan lajunya serta berhenti sesudah mobil meluncur 100 mtr.. Natan lalu ambil aksi pada pelanggar yang didapati adalah masyarakat Jakarta itu. Polisi menilang serta mengambil alih surat izin mengemudi (SIM) jadi tanda bukti.

Baca Juga : Hujan Es Sebesar Kelereng Melanda Aceh Tengah

Tindakan pengendara yang tidak ingin diberhentikan oleh petugas polisi di Bandung membuat warga jengkel. Banyak antara mereka yang minta pengendara mobil city car itu dicabut saja SIM-nya.

Ini di setujui oleh pembalap yang duta besar untuk keselamatan jalan Rifat Sungkar. “SIM dicabut ini mungkin saja dampak kapok. Tidak patut dong nabrak orang, ditambah lagi nabrak polisi, ini kan sama juga eksperimen atau aksi melukai orang,” katanya

“Jika pengusutan yang ini sich bisa lihat negara maju dimana pengusutan pada mereka yang menantang petugas, jika anda lihat di luar negeri, pelanggar itu tidak bisa keluar mobil, jika keluar saja telah menantang, ditambah lagi di muka menabrak, sudah, dicabut sim ini mungkin saja dampak kapok,” tutur Rifat.

Rifat merekomendasikan pemakai jalan untuk mengerti beberapa penegak hukum, memang jadi pengendara kita punyai hak yang sama di jalan. “Tetapi penegak hukum punyai kuasa untuk menindak yang memang dipandang melanggar ketentuan atau pelanggaran. Langkah menghargai penegak hukum ialah patuh dengan beliau serta ke-2 tidak lakukan perlawanan ditambah lagi mereka yang telah pergerakan pengusutan karenanya bisa masalah berlapis,” katanya.

Si pengendara yang bernama Christian Cahyono itu sekarang terancam dijaring pidana umum. “Telah kita tilang, (kendaraan) telah kita sita. Kita akan pidanakan,” kata Irjen Polisi Rudy Sufahriadi waktu kunjungan kerja ke Mapolres Sukabumi Kota, Jumat (26/7/2019).

Sumber Berita : https://oto.detik.com/catatan-pengendara/d-4640337/pengendara-yang-bikin-polisi-nemplok-di-kap-mobil-sim-nya-harus-dicabut?_ga=2.23875518.588979369.1564182742-1919171150.1564182742

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik