Jum. Jan 24th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Undian Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 Dirilis, Rian Fokus Satu Demi Satu Babak

2 min read
Undian Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 Dirilis

Undian Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 Dirilis

Liputandetik.com, Jakarta – Undian Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 Dirilis. Ganda putra Indonesia Muhammad Rian Ardianto relaks ke arah Kejuaraan Dunia Bulu tangkis 2019. Bersama dengan Fajar Alfian, Rian fokus satu per satu set.

Kejuaraan Dunia Bulu tangkis digeber di Basel, Swiss, 19 sampai 25 Agustus. Hasil dari Undian Kejuaraan Dunia Bulutangkis , Fajar/Rian langsung mendapatkan bye di set pertama.

Di pertandingan selanjutnya, mereka masih menanti juara dari Lu Ching Yao/Yang Po Han dari China dengan Marcus Ellis/Chris Langridge dari Inggris.

Rian waspada tiap musuh yang ditemuinya. Ia berkaca dari pelajari kompetisi awalnya yang berjalan kurang mulus.

Dari empat kompetisi terakhir, Fajar/Rian mendapatkan hasil yang kurang sip. Di Australia Open, mereka langsung gagal di set pertama, selanjutnya berhenti di set ke-2 Japan serta Thailand Open, sedang di Indonesia Open cuma sampai perempatfinal, dari kompetisi awalnya sampai empat besar.

Baca juga : Therapy Jinjit Dapat Mengobati Stroke? Cek Kenyataannya

“Jika dari pelajari tempo hari memang fokusnya yang perlu diperbaiki. Karena itu, balik lagi kami harus betul-betul dari mulai saat ini konsentrasi , konsentrasinya harus betul-betul dijaga. Di sini (waktu latihan) bagus jangan pernah disana hilang konsentrasinya. Jadi, benar dijaga,” kata Rian waktu didapati di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur.

Rian berjaga ditambah lagi lihat peta kompetisi ganda putra sekarang telah rata. Hal tersebut dibuktikan India yang membuat riwayat dengan jadi juara di Thailand Open 2019, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty.

“Karena itu kami harus mempersiapkan mental. Pasangan Korea Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol yang telah lama tidak main (dua tahun) tetapi mereka masih bagus,” ia menerangkan.

Tidak cuma benahi konsentrasi, Rian menghadapi bola- bola di turnamen-turnamen Eropa yang condong lamban.

“Sebetulnya, kami mengantisipasi bola berat hampir di tiap kejuaraan. Jadi kami telah mengantisipasi untuk memperkuat kemampuan tangan. Menghadapi bola berat berarti tenaga tangannya harus lebih kuat serta siap,” ia menerangkan.

“Saya tidak ingin pikirkan begitu jauh, sangat penting laga yang di muka mata dahulu. Tahap by tahap. Jika dari Koh Herry (Iman Pierngadi) sich belum juga bicara (masalah sasaran),” katanya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

Tinggalkan Komentar Terbaik