Sen. Mar 30th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Virus yang Harus Diwaspadai Selain Corona

2 min read
Virus yang Harus Diwaspadai

Virus yang Harus Diwaspadai Selain Corona

Liputandetik.com, Purwokerto – Virus yang Harus Diwaspadai Selain Corona. Perlakuan serta mencegah virus Corona terus dikerjakan pemerintah. Tetapi warga pun tidak bisa meleng dengan penyakit lain yang dikarenakan oleh virus, tidak hanya virus Corona.

Virus yang Harus Diwaspadai Selain Corona. Hal itu dikatakan Pegiat kesehatan Kolonel (CDM) Dr. dr. Putu Wasi Nugroho, Sp.B.(Onk), M.A.R.S. waktu diskusi menanggapi kejadian penebaran virus korona di Indonesia serta Daerah Banyumas, di Ramiro Kafe Purwokerto, Rabu (18/3/2020).

“Corona sama juga dengan virus-virus lainnya. Namun, virus-virus lainnya ini bermetamorfosis makin banyak sebab corona itu sebenarnya cuma satu, jika (virus) flu itu banyak metamorfosisnya, type A, type B, type C, dan lain-lain,” kata Putu.

Menurutnya, virus Corona bukan hanya satu penyakit yang perlu dicermati sekarang. Ada banyak penyakit lain yang perlu dicermati serta dikarenakan oleh virus dan memunculkan kematian.

Salah satunya yaitu demam berdarah dengue karena sekitar lingkungan yang kurang bersih. Dimana jentik nyamuk bertumbuh biak serta saat tergigit akan gampang sekali menyebar ketubuh seperti virus Corona.

“Sama dengan virus corona, penyebaran demam berdarah dengue akan gampang sekali berlangsung waktu skema imun badan kita sedang alami penurunan,” katanya.

Berdasar data Kementerian Kesehatan, sepanjang bulan Januari sampai awal Maret 2020 tertera sekitar 16.099 masalah demam berdarah dengue di semua Indonesia dengan korban wafat sekitar 100 orang.

Baca Juga : Perbedaan PCR dan Rapid Test, Sama-sama Tes Corona

Oleh karena itu ia menyarankan supaya warga masih tenang serta tidak cemas mengahadapi penebaran virus Corona sekarang. Namun siaga pada virus Corona serta tetap jaga kebersihan dan kesehatan.

“Semua penyakit yang dikarenakan virus, pokoknya cuma satu, kita harus melakukan perbaikan lingkungan kita, skema kita, badan kita sendiri, langkah makan kita, dan lain-lain. Tanpa ada itu, kita akan mudah sekali terserang infeksi virus apa saja, terhitung virus corona,” katanya.

Ia menerangkan bila usaha pemerintah dalam perlakuan virus Corona di Indonesia sekarang terus jadi perhatian beberapa warga. Ia merekomendasikan lock down semua daerah Indonesia dengan cara serempak, diinginkan jadi salah satunya pilihan mendesak penebaran virus Corona.

“Pendapat untuk negara ialah selekasnya kerjakan lock down serentak. Jika tidak serentak, ada satu wilayah lain yang telah lock down serta ada wilayah lain yang belum. Kelak yang satu telah terkena serta yang satu telah mulai lebih baik, bertandang ke satu wilayah (virusnya) akan muter terus. Menebar , ada , ini yang disebutkan dengan sirkulus vitiosus atau lingkaran setan,” tuturnya.

Ia menjelaskan bila lock down serentak itu juga tidak cuma dikerjakan sepanjang 14 hari saja. Tetapi baiknya sepanjang 37 hari sampai dinyatakan virus itu betul-betul mati.

“Optimal perlu waktu 37 hari. Faktanya umur daripada virus, jika hanya 14 hari, virus itu telah mulai melemah. Tetapi belum mati benar-benar. Terus jika geser pindah (lock down) virusnya makin lama makin kuat. Tetapi jika 37 hari, pastinya mati semua,” katanya.

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik