Sab. Jan 18th, 2020

Liputan Detik

Berita Hari Ini Dan Prediksi Bola Indonesia

Warga Pekanbaru Salat Idul Adha di Tengah Kabut Asap

2 min read
Warga Pekanbaru

Warga Pekanbaru Salat Idul Adha di Tengah Kabut Asap

Liputandetik.com, PekanBaru – Warga Pekanbaru Salat Idul Adha di Tengah Kabut Asap. Beberapa ribu masyarakat melakukan beribadah salat Idul Adha di halaman Masjid Raya Annur waktu kabut asap pekat kebakaran rimba serta tempat menyelimutinya Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (11/8/2019).

Berdasar pantuan, masyarakat sekarang terus banyak yang datang ke Masjid Raya Annur dari beberapa wilayah. Beribadah salat Idul Adha diadakan di pelataran masjid. Masyarakat kelihatan ada yang bawa masker sendiri dari rumah, serta panitia bagikan masker pada jamaah.

“Sebetulnya ini tidak sehat, tetapi panitia menyiapkan masker. Mengapa tidak salat di masjid saja ya,” kata seseorang masyarakat bernama Abdullah (45) seperti diambil dari Di antara.

Panitia masjid menginformasikan melalui pengeras suara jika salat berjamaah Idul Adha akan diawali pada jam 07.15 WIB. Panitia menyiapkan masker medis khususnya untuk beberapa anak.

Panitia menginformasikan jika dalam tempat itu akan didatangi oleh Gubernur Riau, Syamsuar serta istrinya, Edy Nasution.

Baca Juga : Aplikasi Streaming Musik Ini Cocok Buat Kamu yang Anak Indie

Berdasar pengamatan Tubuh Meteorologi Klimatologi serta Geofisika (BMKG) kualitas udara pada Minggu pagi berasap hingga jarak pandang alami penurunan.

“Jarak pandang di Pekanbaru saat pagi ini cukup jelek, cuma dua km. karena asap,” kata Staf Analisa BMKG Stasiun Pekanbaru, Sanya Gautami.

Dia mengatakan keadaan berasap terpantau di Kota Dumai dengan jarak pandang 2 km., serta Kabupaten Pelalawan 3 km..

Sanya menyampaikan kualitas udara sekarang status sedang karena tercemar asap atau jerebu. Info konsentrasi partikulat (PM10) yang terdapat di udara pada seputar jam 06.30 WIB lebih dari 110 mikrogram per mtr. kubik.

“PM10 tertera di angka 110, kualitas udara sedang,” katanya.

Berdasar pantuan satelit pada Minggu pagi jam 06.00 WIB, sambungnya terpantau ada delapan titik panas di Riau yang menjadi tanda-tanda awal Karhutla. Dari jumlahnya itu ada enam titik yang diindikasi kuat adalah titik api karhutla.

“Semuanya ada di Kabupaten Indragiri Hulu,” tuturnya.

Doa Meminta Hujan

Awalnya, Gubernur Riau, Syamsuar keluarkan instruksi pada warga, terutamanya kaum muslim, untuk waspada kabut asap kebakaran rimba serta tempat dan untuk berdoa minta hujan pada perayaan Idul Adha 1440 Hijriyah.

“Untuk menyarankan (pada) salat Idul Adha tanggal 11 Agustus 2019 atau 10 Zulhijjah 1440 H, supaya dimohon semua jamaah meminta doa agar Riau selekasnya turun hujan,” kata Asisten I Sekretariat Wilayah Pemprov (Setdaprov) Riau, Ahmad Syah Harrofie.

Dia menerangkan, gubernur menyarankan bila kabut asap begitu tebal, karena itu jamaah semestinya untuk salat di ruang masjid. Diluar itu, gubernur minta supaya kepala kantor kementerian agama di kabupaten serta kota bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kantor Masalah Agama (KUA) serta pengurus masjid ditempat, selekasnya melakukan Salat Istisqa’ (meminta hujan) di daerah semasing.

Sumber Berita : https://www.liputan6.com/news/read/4034933/warga-pekanbaru-salat-idul-adha-di-tengah-kabut-asap?medium=Headline&campaign=Headline_click_1&utm_expid=.9Z4i5ypGQeGiS7w9arwTvQ.0&utm_referrer=https%3A%2F%2Fwww.liputan6.com%2Fnews

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Tinggalkan Komentar Terbaik